Bandung — Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) 27 Situaksan Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Visitasi Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan momentum penting bagi pesantren untuk mengevaluasi seluruh aspek manajerial, kurikulum, sarana prasarana, hingga kualitas tenaga pendidik di lingkungan Pesantren PERSIS 27 Situaksan, yang mencakup jenjang pendidikan Kuttab, Ibtidaiyyah, Tsanawiyah, hingga Ulya.
Acara pembukaan dan rangkaian visitasi yang dilaksanakan pada hari Selasa s.d Kamis, 29 September - 1 Oktober 2026 ini disambut dengan penuh antusias dan kesiapan matang oleh civitas akademika pesantren. Kehadiran tim asesor disambut langsung oleh Mudir ‘Am Pesantren PERSIS 27 Situaksan beserta jajaran pimpinan.
Turut hadir dalam rangkaian kegiatan ini meliputi Mudir Satuan, seluruh staff pesantren, para asatidzah dari berbagai jenjang (Kuttab, Ibtidaiyyah, Tsanawiyah, dan Ulya), serta perwakilan Orang Tua Santri (IOS) Pesantren PERSIS 27 Situaksan dan Kuttab. Sinergi yang kuat antara pimpinan, pengajar, dan orang tua santri ini mencerminkan solidnya ekosistem pendidikan di pesantren.
Kegiatan Visitasi Akreditasi tersebut Dilaksanakan secara komprehensif melalui pemeriksaan dokumen, observasi langsung, wawancara bersama Pimpinan, Asatidzah, dan Orang Tua Santri (IOS) dan Santri dari setiap jenjang Ibtidaiyah hingga Mu’allimin (Ulya) dalam suasana yang kooperatif.
Hingga akhirnya kegiatan Akreditasi tersebut berakhir pada hari Kamis, 1 Oktober 2026. Pelaksanaan akreditasi ini berjalan dengan lancar dan sukses. Melalui proses Visitasi Akreditasi ini, Pesantren Persatuan Islam 27 Situaksan Bandung berharap dapat memeroleh hasil yang terbaik serta terus konsisten dalam melahirkan generasi rabbani yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdedikasi tinggi terhadap agama dan bangsa. Evaluasi yang disampaikan dari Tim Asesor BAN-PDM Jawa Barat akan menjadi acuan strategis bagi pengembangan mutu pendidikan Pesantren ke depan.