Menyikapi Tren LGBTQ di Kalangan Remaja: Pesantren PERSIS 27 Menyelenggarakan Diskusi Santri bersama Ust. Akmal Sjafril
بسم الله الرحمن الرحيم
Bandung, Rabu (12/8/2026) – Pesantren PERSIS 27 Situaksan mengundang Ust. Dr. Akmal Sjafril, pendiri sekaligus kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI), untuk menemani acara diskusi santri bertajuk “Bahaya LGBTQ di Kalangan Remaja”.
Dalam acara ini, Ust. Akmal menekankan urgensi kesadaran dan pemahaman santri terhadap isu-isu sosial di tengah masyarakat. Salah satu yang disorot adalah tren LGBTQ yang kembali mencuat menyusul kampanye dari para aktivisnya. Santri didorong untuk responsif dan bijak menyikapi tantangan pemikiran semacam ini.
Ust. Akmal menjelaskan korelasi antara tren LGBTQ dengan kampanye feminisme yang berakar dari ideologi gender Barat. Diuraikan bagaimana pembedaan konsep sex (jenis kelamin) dan gender (peran sosial) mengakibatkan kebingungan identitas dan selanjutnya menciptakan tren LGBTQ. Kemudian, diterangkan urgensi menjaga orientasi seksual yang berkelindan dengan fitrah.
Acara juga diwarnai diskusi interaktif antara para santri dengan pemateri. Diangkat beberapa masalah seperti ketiadaan pengaruh genetik dalam orientasi seksual, hingga peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga fitrah orientasi seksual. Selain memantik kesadaran para santri, acara ini diharapkan dapat semakin menyemarakkan budaya literasi di lingkungan pesantren.